Rabu, 10 April 2013

E-MARKETING


                                        Apa itu E-Marketing?
Menurut Reedy, Schullo, & Zimmerman (2000:4), electronic marketing adalah seluruh aktivitas yang online atau berbasis elektronik yang memfasilitasi proses manufaktur barang dan jasa oleh produsen untuk memuaskan pelanggan.
Menurut Reedy et al.(2000), electronic marketing adalah seluruh aktivitas yang online atau berbasis elektronik yang memfasilitasi proses manufaktur barang dan jasa oleh produsen untuk memuaskan pelanggan

Tahap Perancangan E-Marketing

Menurut Strauss dan Frost (2009), tujuh tahap dalam perancangan e-marketing adalah Situation Analysis (Analisis Situasi), E-Marketing Strategic Planning (Strategi Perencanaan EMarketing), Objectives (Tujuan), E-Marketing Strategy (Strategi E-Marketing),Implementation Plan (Rencana Pelaksanaan), Budget (Anggaran), Evaluation Plan (Rencana Evaluasi). Adapun detil penjelasannya adalah :

1.     Situation Analysis (Analisis Situasi) > (Framing the market opportunity)
Tahap pertama merupakan awal dari konsep bisnis dengan melakukan analisis kekuatan, peluang, kelemahan serta ancaman bagi perusahaan.
2.     E-marketing Strategic Planning (Strategi Perencanaan E-marketing) > ( Formulating the marketing strategy)
Dalam tahap ini terdapat metodologi tujuh langkah sederhana yang membantu dalam mengevaluasi dan menganalisis peluang pasar (Market Opportunity Analysis/MOA), yaitu: Strategi perencanaan e-marketing meliputi segmentation, targeting, differentiation, dan positioning.
3.     Objectives (Tujuan) > (Designing the customer experience)
Tujuan dalam e-marketing mencakup aspek tugas, kuantitas, dan waktu.
4.     E-marketing Strategy (Strategi E-marketing) > (Crafting the customer interface)
Strategi e-marketing mencakup strategi mengenai 4P dan hubungan manajemen (relationship management) untuk mencapai tujuan rencana mengenai Product (Produk), Price (Harga), Place (Saluran Distribusi), dan Promotion (Promosi).
5.     Implementation Plan (Rencana Pelaksanaan) > (Designing the marketing program)
Pada tahap ini perusahaan memutuskan bagaimana untuk mencapai tujuan melalui strategi yang efektif dan kreatif.
6.     Budget (Anggaran) > (Leveraging customer information through technology)
Kunci dari perencanaan strategis adalah untuk mengidentifikasi hasil yang diharapkan dari suatu investasi.
7.     Evaluation Plan (Rencana Evaluasi) > (Evaluating the marketing program)
Perencanaan e-marketing dilaksanakan, keberhasilannya tergantung pada evaluasi yang terus-menerus.
Rencana strategis internet marketing hampir sama dengan rencana strategis business marketing, hanya saja untuk Internet marketing fokusnya lebih dipersempit.
E-Marketing menggambarkan usaha-usaha perusahaan untuk  menginformasikan, berkomunikasi, mempromosikan, dan menjual produk dan jasanya lewat internet. Dengan kata lain, e-commerce merupakan bagian dari emarketing dimana e-marketing sendiri merupakan bagian dari e-business. (Kotler, 2004, p74)

Macam-macam strategi yang bisa dipilih oleh perusahaan dalam menerapkan e-marketing adalah sebagai berikut (Harris&Dennis,2004 p.98) :
a)     ‘brick and mortar’ yaitu semua keuntungan perusahaan berasal dari penjualan offline, dan website hanya sebatas untuk menampilkan informasi tentang produk mereka (brochureware). Sedangkan untuk pembelian dilakukan ecara offline.
b)     ‘click and mortar’ yaitu mengkombinasikan penjualan offline dengan penjualan online. Strategi ini membutuhkan perubahan radikal dan menawarkan fleksibilitas bagi customer untuk membeli produk perusahaan baik melalui online atau offline.
c)     ‘clicks only’ yaitu semua keuntungan perusahaaan berasal dari penjualan online. Tidak ada toko fisik dalam strategi ini.

Alat/tools berbasis TI yang dapat mendukung implementasi e-marketing
•       Business websites;
•       Search Engine;
•       Email;
•       Online newletters/e-zines;
•       Online catalogues;
•       Online press releases;
•       Online surveys;
•       Online customer service;
•       Banner advertising;
•       Affilate marketing;
•       Mobile telephone marketing;
•       Online Community (Facebook, youtube);
•       Web Log (Blog).

Metode dalam perencanaan pemasaran SOSTAC :

A.    Situation analysis (Where Are We Now?)
Situation  Review atau  Situation  Analysis merupakan tahapan pertama yang harus dilakukan dalam menyusun perencanaan pembangunan e-marketing, dimana dalam tahapan ini akan dilakukan analisis mengenai kondisi atau tingkat keefektifan dari aktivitas marketing yang sekarang berjalan di perusahaan. Hasil analisis yang diperoleh akan digunakan sebagai bahan untuk mendefinisikan strategi marketing yang baru .
Pada tahap ini tugas yang harus dilakukan adalah menganalisis dan memahami kondisi perusahaan di dalam marketplace, dengan cara mengumpulka n informasi mengenai keadaan lingkungan eksternal perusahaan  dan keadaan internal perusahaan.
B.     Objectives (Where Do We Want to Be?)
Setelah perusahaan mengetahui posisi mereka secara tepat dalam marketplace, sekarang saatnya menentukan tujuan. Adanya penetapan tujuan dapat membantu mengarahkan perusahaan supaya tetap fokus  hanya pada hal-hal yang ingin di capai. Membuat tujuan bukanlah hal yang mudah, akan tetapi panduan SMART bisa dijadikan pedoman dalam membuat tujuan yang spesifik.
SMART merupakan singkatan Specific, Measurable, Actionable, Relevant dan Time-Releated, dimana definisinya adalah sebagai berikut :
·     Specific : Tujuan yang dibuat harus mempunyai cukup detail sehingga dapat digunakan sebagai pedoman pembuatan strategi yang tepat sasaran
·     Measurable : Tujuan yang diteapkan harus bisa diukur baik secara kualitatif atau kuantitatif, sehingga perusahaan bisa mengontrol secara berkala apakah tujuan tersebut sudah tercapai atau belum.
·     Actionable : Tujuan yang dibuat harus realistis atau dapat dilaksanaka. Untuk mengukur hal ini, dibandingkan kemampuan yang dimiliki dengan tujuan yang ingin dicapai. Bila kemampuan yang dimiliki tidak bisa memenuhi pencapaian tujuan, berarti tujuan tersebut bukanlah yang bersifat actionable.
·     Relevant : Tujuan yang dibuat harus relevan dengan masalah yang ingin diselesaikan.
·     Time –Releated : Tujuan yang telah dibuat harus dilengkapi dengan target waktu atau deadline yang pasti, sehingga bisa memacu perusahaan mencapai tujuan tersebut tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Pada intinya bila perusahaan mempunyai tujuan jelas dan specific, daftar tujuan itu akan dapat membantu perusahaan supaya lebih terarah dalam melaksanakan perencanaan dan membudahkan perusahaan dalam proses evaluasi untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan dalam mencapai tujuan.
a)     Strategy Formulation (How Do We Get There?)
Setelah tujuan yang ingin dicapai berhasil dirumuskan pada tahap sebelumnya, maka  penyusunan strategi yang tepat sasaran dapat dilakukan. Menurut Dave Chaffey dan P.R. Smith pada bukunya e-Marketing Excellence, strategi itu sendiri hanya merupakan panduan umum untuk mencapai tujuan.
b)     Tactic (How Exactly Do We Get There?)
Pada intinya perbedaan strategi dengan taktik adalah merumuskan panduan umum yang akan dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan, sedangkan taktik merumuskan detail langkah atau tahap seperti apa yang akan dilakukan untuk pelaksanaan strategi tersebut.
c)     Action (What is Our Plan?)
Setelah berhasil merumuskan taktik, saatnya untuk memecah taktik itu menjadi suatu rangkaian rencana kerja yang terstruktur dan terjadwal. Pada tahap ini bisa dibuat suatu jadwal kerja dalam bentuk Flow Chart, Gantt Chart, membuat perencanaa budget alokasi sumber daya secara mendetail, membuat risk management plan, dan lain-lain.
d)     Control (Did We Get There?)
Fungsi kontrol disini adalah untuk memonitor dan mengevaluasi secara berkala apakah  aplikasi e-marketing yang telah diterapkan perusahaan sudah berhasil mencapai tujuan atau belum.

Penerapan Metode SOSTAC dalam perencanaan E-Marketing

SOSTAC merupakan salah satu kerangka yang dapat dipakai dalam membuat perencanaan dan tujuan yang jelas untuk membantu perusahaan menerapkan e-marketing yang lebih efektif. SOSTAC merupakan model kerangka perencanaan yang telah lama dikenal sebagai kerangka perencanaan yang sederhana dan mudah diikuti,namun mampu mengidentifikasi semua hal-hal utama yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.
Kerangka SOSTAC awal mulanya dikembangkan sekitar tahun 1990-an oleh Paul R. Smith.
Situation Analysis
Situation Analysis merupakan tahapan pertama dalam metode SOSTAC yang bertujuan untuk menganalisa situasi dan kondisi dari proses pemasaran yang sedang berjalan dalam perusahaan. Dalam tahapan ini akan dilakukan analisa mengenai kondisi dari aktifitas perusahaan yang sedang berjalan. Hasil analisis tersebut akan digunakan sebagai bahan untuk mendefiniskan strategi marketing yang baru (Chaffey, 2006 p. 160).

Penerapan Metode SOSTAC pada perusahaan berbasis TI
dan strategi penerapannya

Banyaknya penerapan e-marketing yang dibuta tanpa perencanaan dan tujuan yang jelas, sehingga menghasilkan e-marketing yang tidak efektif dan tidak mempu memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas marketing perusahaan. Hal ini tentunya akan mejadi masalah, karena resources yang telah dihabiskan untuk pembuatan e-marketing teryata tidak mampu menghasilkan hasil yang diharapkan dan hanya menjadi sesuatu yang sia-sia.
Perencanaan dan penentuan tujuan mutlak diperlukan dalam pembuatan projek apapun, termaksud dalam pembangunan aplikasi e-marketing. Dengan adanya tujuan yang spesifik, terukur, dan realistik, perusahaan jadi bisa mengarahkan resources yang dimilikinya secarah terarah. Perusahaan juga dapat mengukur tingkat kesuksesan dari penerapan yang dilakukan secara akurat dan dapat melakukan langkah perbaikan yang tepat jika target belum berhasil tercapai.
Salah satu kerangka perencanaan yang bisa dipakai untuk membantu perusahaan menerapkan e-marketing yang efektif adalah kerangkah perencanaan SOSTAC yang merupakan model kerangka perencanaan yang sederhana dan mudah diikuti, namun mampu mengidentifikasi semua hal-hal utama yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.

Referensi        :
http://library.binus.ac.id/eColls/eJournal/05_Rudy_E-MArketing.pdf
http://repository.upnyk.ac.id/430/1/E-15_ANALISA_STRATEGI_E-MARKETING_DAN_IMPLEMENTASINYA__STUDI_KASUS__PERUSAHAAN_RETAIL_GARMENT_.pdf
oleh : Ellsworth, J.H., Ellsworth, M.V. 1995. Marketing on the Internet – Multimedia
Strategies for The World Wide Web. Ottawa: John Willey & Sons, Inc.
https://webdosen.budiluhur.ac.id/dosen/.../E-Marketing.ppt
http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/2012-1-00602-SI%20Bab%202.pdf
http://thesis.binus.ac.id/doc/RingkasanInd/2011-2-00868-SI%20Ringkasan001.pdf

1 komentar:

  1. NFL Week 6 Picks - Choego Casino クイーンカジノ クイーンカジノ 12bet 12bet 2430Ohio State Football Odds This Weekend - Casinoland.jp

    BalasHapus